ARTIKEL

Kecelakaan Lalu Lintas dan Korban Jiwa pada Arus Mudik 2016 Menurun

Febri Ardani/KompasOtomotif Kemacetan di jalan tol Jakarta-Cikampek pada hari libur Lebaran kedua, Kamis (7/7/2016), diprediksi hampir sama saat puncak arus mudik pada Jumat (1/7/72016) yang mencapai 117.000 unit kendaraan.
 

JAKARTA, KOMPAS.com - Posko Pusat Operasi Ramadniya 2016 Korlantas Polri merilis data jumlah kecelakaan lalu lintas pada arus mudik dan balik Lebaran 2016 selama 10 hari masa operasi, dari 30 Juni hingga 9 Juli 2016.

Data tersebut diperoleh dari laporan 32 Kepolisian Daerah (Polda) yang ada di seluruh Indonesia.

Berdasarkan data itu diketahui selama 10 hari gelar operasi Ramadniya 2016, telah terjadi 1.947 kecelakaan lalu lintas. Dari jumlah tersebut sebanyak 366 orang meninggal dunia, 634 orang luka berat dan 2.537 luka ringan.

Kepala Bagian Operasi Ramadniya 2016 NTMC Korlantas Polri, Kombes Pol Benyamin, menuturkan bahwa terjadi penurunan jumlah kecelakaan lalu lintas,  korban meninggal dunia, luka berat dan luka ringan saat arus mudik dan balik Lebaran 2016 jika dibandingkan dengan tahun 2015.

"Dari data yang kami peroleh, selama 10 hari operasi digelar dari 30 juni sampai 9 juli 2016, memang terjadi penurunan jumlah kecelakaan lalu lintas jika dibandingkan dengan data tahun lalu," ujar Benyamin saat ditemui di Posko Pusat Ops Ramadniya, gedung NTMC Polri, Jakarta, Minggu (10/7/2016).

Benyamin memaparkan dari data Korlantas Polri tahun 2015 terdapat sebanyak 2.228 kecelakaan lalu lintas, 464 orang meninggal dunia, 817 orang luka berat dan 2.917 orang luka ringan selama arus mudik/balik Lebaran.

Jumlah ini mengalami peningkatan dari tahun 2014 yakni terdapat 2.003 kecelakaan, 429 korban meninggal dunia, 703 korban luka berat dan 2.602 korban luka ringan.

Benyamin mengatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan berbagai macam upaya seperti menyiagakan personel di tiap titik rawan kecelakaan untuk mengurangi angka kecelakaan dan korban meninggal dunia sampai H+8 arus balik Lebaran, 15 Juli 2016.

Dia pun mengimbau kepada seluruh masyarakat agar berhati-hati saat melakukan perjalanan kembali dari kampung halaman dan mengecek kondisi kendaraan yang digunakan.

"Saya sarankan supaya tidak terjadi kecelakaan, masyarakat harus menyiapkan kendaraannya dengan baik,  dan mengisi bahan bakar sampai penuh. Hal itu untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan di tol seperti saat arus mudik beberapa waktu lalu," ungkapnya.

Kompas TV Ngantuk, Pemudik Motor Tabrak Seorang Ibu





Penulis : Kristian Erdianto
Editor : Wisnubrata

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE
Jadwal Imsakiyah
5 Juli 2016
Loading...
Jadwal Selengkapnya