ARTIKEL

Jonan Tegur Sopir yang Tak Pakai Sabuk Pengaman di Terminal Purabaya

KOMPAS.com/ACHMAD FAIZAL Menteri Perhubungan Ignatius Jonan (tengah) melakukan inspeksi mendadak dan menegur seorang sopir bus yang tidak menggunakan sabuk pengaman dengan benar di Terminal Purabaya Surabaya, Senin (11/7/2016) malam.
 

SURABAYA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Ignatius Jonan menegur seorang sopir bus antarkota antarprovinsi (AKAP) yang sedang menunggu penumpang di Terminal Purabaya Surabaya, Senin (11/7/2016) malam.

Sopir bus Surabaya-Yogyakarta itu tidak memakai sabuk pengaman dengan benar. Ia hanya menyampirkan sabuk pengaman saat rombongan Jonan tiba-tiba masuk menginspeksi ke dalam bus.

"Sabuk pengamannya kok tidak dipakai?" tanya Jonan.

Sopir tersebut berdalih bahwa tali sabuk pengaman terlalu pendek untuk diikatkan di tubuhnya yang tambun. "Terlalu kecil, Pak, tidak muat," kata si sopir.

Jonan kemudian meminta sopir menarik paksa sabuk pengaman. "Tarik terus, sampai bisa, dan harus bisa," jelas Jonan sambil membantu menarik sabuk pengaman dan memasukkan ke ujung sabuk di samping kursi sopir.

Di bus tersebut, Jonan juga mendapati lampu indikator rem tangan tidak menyala. "Tolong dinyalakan. Kalau tidak, saya larang bus ini untuk jalan," ucap Jonan.

Dia lantas menasihati sang sopir agar lebih berhati-hati dan lebih memperhatikan aspek keamanan. Menurut Jonan, nasib puluhan penumpang bus ada di tangan sopir.

Dalam inspeksi mendadak (sidak) tersebut, Jonan ditemani Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan pejabat Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkutan Jalan serta Organisasi Angkutan Darat (Organda) Jatim.

Sebelum sidak ke Terminal Purabaya, Jonan dan rombongan juga memantau arus balik di Stasiun Pasar Turi dan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.



Penulis : Kontributor Surabaya, Achmad Faizal
Editor : Laksono Hari Wiwoho

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE
Jadwal Imsakiyah
5 Juli 2016
Loading...
Jadwal Selengkapnya