BERBAGI RAMADHAN
Jadwal Imsakiyah
Kamis, 2 Juli 2015
Imsak
04:32
WIB
Subuh
04:42
WIB
Dzuhur
12:00
WIB
Ashar
15:21
WIB
Maghrib
17:52
WIB
Isya
19:06
WIB

Tradisi "Petang Megang" di Pekanbaru Digelar Jumat

Kamis, 20 Agustus 2009 | 14:28 WIB

PEKANBARU, KOMPAS.com — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, akan menggelar upacara tradisi petang megang, Jumat (21/8) untuk menyambut bulan suci Ramadhan 1430 Hijriah. Kepala Disbudpar Kota Pekanbaru Syahril Manaf mengatakan, Kamis (20/8), bahwa tradisi petang megang merupakan budaya melayu Pekanbaru untuk menyambut bulan suci Ramadhan.

Petang megang artinya mandi belimau, atau mandi untuk membersihkan diri menyambut bulan suci Ramadhan. Agenda petang megang akan dihadiri seluruh pejabat instansi Pemerintah Kota Pekanbaru, tokoh masyarakat, budayawan, ulama, warga, serta para wisatawan yang ingin turut dalam kegiatan ini. Dalam acara petang megang ini, warga yang hadir diharapkan mengenakan busana melayu sebagai bentuk pelestarian tradisi Melayu.

Acara itu diawali pada pukul 14.00 WIB dari Masjid Raya Pekanbaru, menuju makam para tokoh pendiri Kota Pekanbaru di pemakaman Senapelan untuk berziarah. Kemudian dilanjutkan ke makam tokoh agama almarhum Buya Abdullah Hasan, dan makam almarhum budayawan Edi Ruslan T Amriza, dan beberapa makam tokoh pendidik. Lalu, dilanjutkan dengan shalat ashar berjemaah di Masjid Raya Kota Pekanbaru. Setelah itu akan diteruskan ke sungai Siak Pekanbaru di kawasan jembatan Siak satu untuk melakukan acara petang megang.

Dilarang mandi bersama

Syahril menegaskan dalam acara petang megang ini warga tidak diperbolehkan mandi bersama di sungai Siak karena tidak sesuai dengan budaya Melayu dan Syariat Islam. Menurut Syahril, kegiatan ini juga bukan sebuah ritual fanatik yang mengarah kepada kesyirikan agama Islam, melainkan sebatas niat untuk menyucikan diri dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

Dalam petang megang tersebut, kegiatan mandi akan diwakilkan kepada anak-anak yang berada di sekitar Sungai Siak. Orang dewasa yang hadir diharapkan tidak turut mandi, dan tidak dibenarkan membuka aurat.

Kegiatan petang megang bertujuan mengembangkan dan memperkenalkan budaya Melayu agar tetap lestari, sekaligus meningkatkan perekonomian warga sekitar karena panitia memperbolehkan para pedagang untuk berjualan di lokasi kegiatan petang megang. Untuk memeriahkan acara, kegiatan petang megang juga akan diselingi perlombaan pacu itik dan menakap itik, yang dilanjutkan dengan acara saling bermaaf-maafan.

Penulis :
Editor :
Artikel Terkait