BERBAGI RAMADHAN
Jadwal Imsakiyah
Sabtu, 4 Juli 2015
Imsak
04:32
WIB
Subuh
04:42
WIB
Dzuhur
12:00
WIB
Ashar
15:21
WIB
Maghrib
17:53
WIB
Isya
19:07
WIB

Turunkan Silinder untuk Tekan Pemudik Bermotor

Sabtu, 18 Agustus 2012 | 22:35 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com- Pemerintah diimbau untuk serius menekan kecelakaan lalu lintas, utamanya selama arus mudik. Salah satu caranya adalah dengan menurunkan kapasitas silinder sepeda motor agar tidak digunakan sebagai moda transportasi jarak jauh.

"Sudah saatnya pemerintah mengubah kebijakan industri sepeda motor, yakni menurunkan silinder di bawah 100 cc. Produksi untuk mesin di atas 100 cc hanya diizinkan untuk keperluan tertentu saja," kata pengamat transportasi dari Universitas Katolik Soegijapranata Semarang Djoko Setijowarno, Sabtu (18/8/2012) menanggapi banyaknya pemudik bersepeda motor.

Menurut Djoko, di negeri produsen sepeda motor saja, seperti di China dan Jepang, silinder sepeda motor dibatasi hanya boleh di bawah 100 cc dan operasionalnya pun terbatas. Tidak semua jalan boleh dilalui sepeda motor.

"Kalau pemerintah masih membiarkan seperti ini, sama saja pemerintah membiarkan kematian besar-besaran dengan sepeda motor," kata Djoko.

Dari berbagai data ditemukan, 70 persen kecelakaan lalu lintas saat arus mudik melibatkan sepeda motor. Pada lebaran tahun 2011, tercatat 4.482 unit sepeda motor terlibat kecelakaan atau 71 persen dari total moda dengan korban paling banyak berasal dari usia produktif, 16-30 tahun.

Penulis :Sri Rejeki
Editor :Marcus Suprihadi
Artikel Terkait