BPOM: Ramadhan Tahun Ini Produk Pangan Ilegal Makin Marak

Kompas.com - 07/07/2015, 16:00 WIB
Kompas.com/Tangguh Sipria Riang Beberapa petugas BPOM DKI saat menguji sampel makanan yang diduga mengandung bahan berbahaya di Pasar Rakyat Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (30/6/2015).

JAKARTA, KOMPAS.com – Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Roy Sparringa menyatakan, pada Ramadhan tahun ini produk pangan ilegal yang beredar di Indonesia makin marak. Hasil temuan BPOM dalam pengawasan obat dan makanan hingga Senin (6/7/2015) untuk produk pangan saja mencapai Rp 27 miliar.

Produk pangan yang paling banyak diamankan didapat di pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, senilai Rp 11,5 miliar. Roy mengatan, produk utama yang diawasi BPOM yaitu produk ilegal, produk kadaluarsa, dan produk rusak termasuk juga makanan takjil atau buka puasa. Hingga hari ini, pengawasan terhadap produk ilegal mencapai Rp 21,1 miliar.

“Kalau dibandingkan pengawasan tahun lalu, Ramadhan tahun ini ada kenaikan 13 persen di H-10. Kita belum selesai (Ramadhan), sudah terlampau (hasil pengawasan tahun lalu). Ini luar biasa untuk produk ilegal. Dua tahun belakangan meningkat luar biasa,” kata Roy di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa (7/7/2015).

Sementara itu pengawasan terhadap produk rusak dibanding tahun lalu hampir sama, yakni Rp 1,4 miliar. Sedangkan untuk produk kadaluarsa nilainya mencapai Rp 4,5 miliar.

Sehingga dilihat dari proporsinya, produk pangan yang diamankan masih didominasi produk ilegal (78 persen), produk rusak (5 persen), dan produk kadaluarsa (16 persen).

Roy mengatakan, pengawasan yang dilakukan BPOM bekerjasama dengan Polair tahun ini lebih menyasar pelayaran antar pulau, dan bukan dari luar negeri ke Tanjung Priok. Hasilnya, banyak produk pangan yang ilegal berasal dari Dumai. “Pertanyaannya adalah kok bisa dari Dumai? Mengapa bisa masuk Dumai, ini yang mau kita dalami bersama kepolisian,” lanjut Roy.

Ia menegaskan, pihak BPOM akan bekerjasama dengan kepolisian dan BPOM di daerah untuk meningkatkan pengawasan. “Kerjasama yang baik dengan Polair akan ditingkatkan, pengawasan di pintu masuk antar pulau bukan hanya internasional. Modus operandinya berubah. Antar pulau itu harus ditingkatkan. Simpul ilegal di Jakarta, karena Jakarta banyak sekali konsumen, dan dari Jakarta tersebar ke mana-mana,” jelas Roy.

Roy menengarai, produk kadaluarsa yang harusnya dimusnahkan oleh pemilik barang itu disimpan dan didistribusikan ke daerah-daerah terpencil seperti Jayapura, Ambon, dan Makassar. Oleh karenanya, ke depan dia juga meminta agar Kementerian Perdagangan membuat aturan yang meminta pemilik barang menunjukkan berita pemusnahan barang kadaluarsa.

Ia menambahkan, khusus untuk makanan takjil BPOM juga menemukan sekitar 12 persen makanan takjil yang tidak layak. Angka ini meningkat dibandingkan tahun lalu yang hanya 9,8 persen dari jumlah produk yang diawasi.

baca juga: Jelang Lebaran, Pegadaian Diserbu Nasabah

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorErlangga Djumena
Komentar
Terkini Lainnya
Saat Ketupat
Saat Ketupat "Sambut" Ribuan WNI yang Rayakan Lebaran di Washington
Khas Ramadhan
3.000 Warga Indonesia Shalat Ied di IMAAM Center Virginia, AS
3.000 Warga Indonesia Shalat Ied di IMAAM Center Virginia, AS
Khas Ramadhan
Melihat Suasana Idul Fitri di Roma
Melihat Suasana Idul Fitri di Roma
Khas Ramadhan
Daftar Museum di Jakarta yang Buka Selama Libur Lebaran
Daftar Museum di Jakarta yang Buka Selama Libur Lebaran
Khas Ramadhan
Yuk Simak, Tips Makan Sehat di Hari Lebaran
Yuk Simak, Tips Makan Sehat di Hari Lebaran
Khas Ramadhan
Tradisi Masyarakat Jawa Tondano Lanjutkan Puasa di Bulan Syawal
Tradisi Masyarakat Jawa Tondano Lanjutkan Puasa di Bulan Syawal
Khas Ramadhan
Bingung Pilih Baju Saat Liburan? Ayo, Tampil Gaya dengan Kaus Putih
Bingung Pilih Baju Saat Liburan? Ayo, Tampil Gaya dengan Kaus Putih
Khas Ramadhan
Masjid Menara Kudus, Saksi
Masjid Menara Kudus, Saksi "Hidup" Toleransi dari Masa ke Masa (1)
Khas Ramadhan
Cerita Baju Koko
Cerita Baju Koko "Black Panther" yang Masih Diburu Jelang Lebaran...
Khas Ramadhan
Powerbank hingga Kamera,
Powerbank hingga Kamera, "Barang Wajib" Saat Mudik
Khas Ramadhan
Pemeriksaan Kesiapan Bus untuk Mudik Lebaran
Pemeriksaan Kesiapan Bus untuk Mudik Lebaran
Khas Ramadhan
Yuk, Ikuti Tips Ini untuk Tampil Modis Saat Lebaran
Yuk, Ikuti Tips Ini untuk Tampil Modis Saat Lebaran
Khas Ramadhan
Agar Anak Nyaman Saat Mudik, Jangan Biarkan Main Gawai Berlebihan
Agar Anak Nyaman Saat Mudik, Jangan Biarkan Main Gawai Berlebihan
Khas Ramadhan
Tips Nyaman Naik Pesawat Saat Mudik
Tips Nyaman Naik Pesawat Saat Mudik
Khas Ramadhan
Viral, Foto Biarawati Bagi-bagi Paket Makanan Buka Puasa di Jalan
Viral, Foto Biarawati Bagi-bagi Paket Makanan Buka Puasa di Jalan
Khas Ramadhan