Bahan Pangan Akan Dijual di 50 Halte Transjakarta Selama Ramadan

Nursita Sari
Kompas.com - 17/05/2017, 16:19 WIB
KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG Direktur Utama PT Transportasi Jakarta, Budi Kaliwono saat memberikan penjelasan mengenai proyek Transjakarta koridor XIII (Tendean-Ciledug) di Kantor Bina Marga, Jakarta Pusat, Senin (9/1/2017). Penyelesaian koridor XIII (Tandean-Ciledug) sampai saat ini telah mencapai 93 persen, serta penyelesaian fisik bangunan ditargetkan selesai antara Februari-Maret 2017.

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono mengatakan, pihaknya akan memfasilitasi PT Food Station Tjipinang Jaya, PD Dharma Jaya, dan PD Pasar Jaya, untuk memasarkan bahan-bahan pangan di halte transjakarta selama bulan Ramadan nanti.

Ada 50 halte yang akan disiapkan untuk menjual bahan kebutuhan pokok tersebut.

"Dari 230 halte-halte kami yang tersebar di seluruh Jakarta, akan ada 50 halte yang kami siapkan nanti, berlokasi di ujung-ujung yang dekat dengan permukiman," ujar Budi di gudang beras PT Food Station Tjipinang Jaya, Cipinang, Jakarta Timur, Rabu (17/5/2017).

Budi mengatakan, PT Transjakarta kemungkinan tidak akan menyiapkan tempat penjualan bahan pangan di halte-halte tengah koridor 1 (Blok M-Kota) dan koridor 6 (Dukuh Atas-Ragunan), seperti di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Baca: Lurah Pejaten Barat Sarankan Pasar Murah Digelar di Permukiman Warga Miskin

Sebab, kedua koridor tersebut berada di tengah dan jauh dari permukiman warga. Contoh halte yang akan menyediakan tempat penjualan bahan pangan yakni di Pinang Ranti, Kalideres, dan Ragunan.

Budi menuturkan, penjualan bahan pangan akan dilakukan pukul 16.00-19.00 WIB. Namun, jika animo masyarakat tinggi, mereka kemungkinan akan melakukan penjualan hingga pukul 20.00 WIB.

Selain penjualan bahan pangan di halte-halte transjakarta, PT Transjakarta juga akan mempromosikan harga eceran tertinggi (HET) bahan pangan yang dijual PT Food Station Tjipinang Jaya, PD Dharma Jaya, dan PD Pasar Jaya, di bus-bus transjakarta.

"Sehingga pada saat mereka kembali ke rumah, mereka bisa lihat harga di bus dan mereka bisa langsung membeli paket di halte-halte kami," kata Budi.

Baca: Mentan Harap Wilayah Penyangga Mampu Pasok Bahan Pangan untuk Ibu Kota

Menurut Budi, penjualan bahan pangan di halte transjakarta juga akan menarik minat warga untuk menggunakan transjakarta.

"Mereka tidak perlu ke pasar. Mereka langsung pulang dari halte ke rumah," ucapnya.

Layanan penjualan bahan pangan di halte-halte transjakarta merupakan bagian dari sinergi dan kerja sama BUMD untuk menjaga stabilisasi harga bahan pangan pada Ramadan hingga lebaran.

Kompas TV Kenaikan harga ini diperkirakan akan terus terjadi hingga Hari Raya Idul Fitri.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisNursita Sari
EditorDian Maharani
Komentar