Ketika Kakorlantas Memborong Barang Asongan Saat Pantau Mudik Lebaran

Dani Prabowo
Kompas.com - 08/07/2017, 19:58 WIB
Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Royke LumowaKompas.com/AMBARANIE NADIA Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Royke Lumowa

JAKARTA, KompasProperti - Pengalaman menarik saat mudik Lebaran 2017 tak hanya dirasakan para pemudik, tetapi juga mereka yang bertugas mengamankannya. Salah peristiwa unik dialami Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Pol Royke Lumowa.

Sulit dimungkiri bila gelaran mudik pada tahun ini berjalan lancar. Tak hanya tingkat kecelakaan yang mampu ditekan, tetapi juga kemacetan.

Hal tersebut tidak terlepas dari kesiapan pemerintah dalam menyiapkan infrastruktur jalan serta sarana transportasi untuk menunjang perhelatan besar tahunan itu.

Adapun pengalaman unik itu terjadi ketika Royke dan jajarannya memantau kondisi jalur tol di sekitar pintu keluar Brebes Timur atau Brebes Timur Exit (Brexit).

Saat itu kebetulan sedang puncak arus mudik, sehingga kendaraan yang hendak keluar Brexit pun membludak.

Kepadatan kendaraan tersebut rupanya juga diikuti dengan kepadatan pedagang asongan yang menjajakan barang dagangannya kepada pemudik di jalan tol.

"Saat itu saya suruh mereka minggir agar tidak menambah kemacetan. Lagi pula kan tidak boleh berjualan di jalan tol," kisah Royke saat rapat evaluasi mudik 2017 di Kantor Staf Presiden (KSP), Kamis (6/7/2017).

Rupanya, setelah para pedagan itu diusir, tak terlalu berdampak besar terhadap berkurangnya kemacetan.

Hingga akhirnya ia mengambil langkah dengan memberlakukan contra flow dan seketika membuat arus kembali lancar.

Keputusan yang diambil Royke ternyata disesalkan sejumlah pedagang asongan. Mereka pun mendatangi petugas yang sedang beristirahat dan mengeluh.

"Dagangan saya jadi tidak laku kalau lancar gini. Padahal saya sudah telanjur beli banyak," ucap salah pedagang, seperti ditirukan Royke.

Ternyata, curhatan para pedagang asongan itu sampai di telinganya. Royke pun mengambil langkah membeli seluruh dagangan pedagang asongan, sekaligus mentraktir anak buahnya yang bertugas saat itu.

"Saya beli semuanya, kopi, mie instan, semuanya. Untuk anak buah juga," selorohnya.

Kompas Video alan Tol Trans-Jawa yang dibuka sementara atau fungsional sepanjang 337 kilometer.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisDani Prabowo
EditorHilda B Alexander
Komentar
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM