JADWAL IMSAKIYAH
29.05.2020
  • IMSAK04:26:00 WIB
  • SUBUH04:36:00 WIB
  • DZUHUR11:54:00 WIB
  • ASHAR15:14:00 WIB
  • MAGHRIB17:50:00 WIB
  • ISYA19:01:00 WIB
Supported by :

Tradisi Perayaan Idul Fitri di Berbagai Dunia

Kompas.com - 31/08/2011, 00:19 WIB

KOMPAS.com — Bersama kenalannya, Yord berkeliling kota Jakarta untuk melihat suasana malam takbiran. Bagi Yord, ini adalah pengalaman pertamanya merasakan perayaan Idul Fitri. Yord merupakan warga negara Amerika Serikat yang kebetulan berada di Jakarta saat bulan Ramadhan 2011.

“Saya sempat keliling, keren juga ada banyak petasan dan kembang api. Seperti perayaan 4 Juli, kemerdekaan Amerika Serikat,” katanya. Ia juga terkesan dengan lantunan gema takbir dari masjid-masjid yang ia lalui saat berkeliling.

“Besok saya ikut makan-makan. Saya belum tahu makanan apa saja yang jadi khas saat perayaan. Tetapi saya senang jalanan di Jakarta sangat kosong dan sepi,” tuturnya.

Di beberapa forum dan situs internet mengenai wisata, ada kecenderungan orang-orang dari negara mayoritas non-Muslim berwisata ke negara-negara mayoritas berpenduduk Muslim. Hal ini mereka lakukan untuk mendapatkan pengalaman langsung kehidupan di bulan Ramadhan dan perayaan Idul Fitri itu sendiri.

Beberapa negara memang memiliki ciri khas masing-masing dalam merayakan Lebaran. Perayaan Idul Fitri di Indonesia, misalnya, tak bisa lepas dari mudik, tunjangan hari raya, ketupat, dan opor ayam. Bagaimana dengan negara lain?

Festival Gula atau Seker Bayram merupakan nama untuk Idul Fitri bagi orang Turki. Kemungkinan sebutan ini muncul karena tradisi mereka saling mengantarkan manisan di hari raya Idul Fitri. Seperti tradisi sungkem di Indonesia, anak-anak di sana juga bersalaman dan sembah sujud kepada orangtua. Kemudian orangtua membalas dengan ciuman di kedua pipi sebagai simbol kasih sayang. Setelah itu, anak-anak pun mendapatkan hadiah berupa koin uang, permen, atau manisan.

Sementara itu, di Uni Emirat Arab, lelaki menggunakan thoub atau baju tradisional berupa jubah panjang berwarna putih lengkap dengan selendang ogal. Adapun perempuannya melukiskan henna di tangan mereka. Aneka hadiah dibagikan, orang dewasa memberikan hadiah kepada sesama. Seperti di Indonesia, anak-anak mendapatkan uang dari orang yang lebih dewasa.

Di Iran, Idul Fitri disebut sebagai Eyde Fetr. Aneka hidangan yang terbuat dari daging disajikan. Bahan daging yang biasa dipakai adalah domba dan sapi. Sesuai tradisi, masyarakat Iran tak hanya menikmati hidangan itu sendiri, tetapi juga memberikan makanan kepada orang-orang tak mampu.

Setiap tahun orang-orang akan berkumpul di Green Point, Cape Town, Afrika Selatan. Mereka berkumpul untuk melihat Bulan di hari terakhir Ramadhan. Menjelang berbuka puasa, mereka sudah berkumpul bersama kerabat sambil asyik berbincang-bincang, menunggu munculnya Bulan. Azan maghrib kemudian mengumandang dan Bulan yang muncul pun diumumkan. Di hari Idul Fitri, warga melaksanakan shalat Id, dilanjutkan berkunjung ke rumah keluarga.

Bagaimana dengan negara jiran Malaysia? Tradisi merayakan Lebaran di negeri tetangga itu ternyata tak jauh berbeda dari masyarakat di Indonesia. Malah bisa dibilang sangat mirip. Sebagai hidangan khas, masyarakat Malaysia makan ketupat, lemang, lontong, dan rendang. Setelah shalat Id, mereka berziarah ke makam kerabat. Di rumah, anak-anak akan memberikan hormat kepada orangtua. Orang yang sudah dewasa dan berpenghasilan memberikan uang kepada kerabat yang lebih muda.

Halaman:
Baca tentang
    Array
    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
    Terkini Lainnya
    Hikmah Ramadhan: Islam, Kepedulian, dan Semangat Pembebasan
    Hikmah Ramadhan: Islam, Kepedulian, dan Semangat Pembebasan
    Khas Ramadhan
    Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Manado dan Sekitarnya Selama Ramadhan 2020
    Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Manado dan Sekitarnya Selama Ramadhan 2020
    Khas Ramadhan
    Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa di Kota Bandung Selama Ramadhan 2020
    Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa di Kota Bandung Selama Ramadhan 2020
    Khas Ramadhan
    Tradisi Kupatan ala Warga Pekauman yang Tak Lekang oleh Waktu
    Tradisi Kupatan ala Warga Pekauman yang Tak Lekang oleh Waktu
    Khas Ramadhan
    Libur Lebaran Usai, Waduk Darma Kuningan Masih Ramai Wisatawan
    Libur Lebaran Usai, Waduk Darma Kuningan Masih Ramai Wisatawan
    Khas Ramadhan
    Cerita Narti Tak Sekali Pun Lewatkan Open House Sultan, Antre Pagi-pagi hingga demi
    Cerita Narti Tak Sekali Pun Lewatkan Open House Sultan, Antre Pagi-pagi hingga demi "Ayem Tentrem"
    Khas Ramadhan
    Antre Mengular, 5.000 Orang Hadiri
    Antre Mengular, 5.000 Orang Hadiri "Open House" Sultan di Yogyakarta
    Khas Ramadhan
    Tiwul dan Belalang Diburu Pemudik dan Wisatawan di Gunungkidul
    Tiwul dan Belalang Diburu Pemudik dan Wisatawan di Gunungkidul
    Khas Ramadhan
    Lebaran, Pedagang di Pantai Ujong Blang Aceh Kantongi Omset Rp 10 Juta Per Hari
    Lebaran, Pedagang di Pantai Ujong Blang Aceh Kantongi Omset Rp 10 Juta Per Hari
    Khas Ramadhan
    Arus Balik Lebaran Diprediksi Masih Tinggi Besok
    Arus Balik Lebaran Diprediksi Masih Tinggi Besok
    Khas Ramadhan
    Arus Balik Lebaran, 95.417 Kendaraan Terpantau Memasuki Jakarta
    Arus Balik Lebaran, 95.417 Kendaraan Terpantau Memasuki Jakarta
    Khas Ramadhan
    Viral Mobil Berlampu Rotator Terobos Jalur
    Viral Mobil Berlampu Rotator Terobos Jalur "Contraflow"
    Khas Ramadhan
    5 Kuliner Khas yang Wajib Kamu Coba saat Mampir di Cirebon
    5 Kuliner Khas yang Wajib Kamu Coba saat Mampir di Cirebon
    Khas Ramadhan
    Lebaran Pertama sebagai Suami Istri, Baim Wong dan Paula Verhoeven Rasakan Berkah Luar Biasa
    Lebaran Pertama sebagai Suami Istri, Baim Wong dan Paula Verhoeven Rasakan Berkah Luar Biasa
    Khas Ramadhan
    H+2 Lebaran, Ragunan Dipadati 39.388 Pengunjung pada Siang Hari
    H+2 Lebaran, Ragunan Dipadati 39.388 Pengunjung pada Siang Hari
    Khas Ramadhan