Ini Tips Bedakan Makanan yang Berbahaya dan Tidak

Kompas.com - 29/06/2015, 09:14 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) makanan takjil, di Pusat Jajanan Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat, Sabtu (27/6/2015). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaGubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) makanan takjil, di Pusat Jajanan Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat, Sabtu (27/6/2015).
JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Balai Besar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) DKI Jakarta Dewi Prawitasari memberi tips untuk membedakan hidangan takjil berbahaya dengan yang tidak berbahaya.

Makanan yang memiliki warna mencolok sudah dipastikan mengandung pewarna-pewarna tekstil. "Untuk makanan berwarna merah, biasanya warnanya cenderung pink. Anda suka lihat kerupuk merah pink di asinan? Jangan lagi konsumsi itu," ujar Dewi ketika dihubungi, Minggu (28/6/2015).

Saat sidak bersama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Pusat Jajanan Bendungan Hilir kemarin, Dewi memang menemukan adanya asinan yang berbahaya.

Dewi mengatakan, setelah diperiksa, asinan tersebut tidak terbuat dari bahan-bahan yang sehat. Kerupuk dalam asinan mengandung pewarna tekstil Rhodamine B, sementara tahu serta mi yang digunakan dalam asinan itu mengandung formalin.

Dewi mengatakan, hanya sayur-sayuran dalam asinan tersebut yang bisa dimakan karena tidak mengandung zat kimia berbahaya.

Dia pun memberi tips untuk mengetahui kualitas asinan yang sering kita beli. Dia menyarankan kepada masyarakat untuk membeli sebungkus asinan dan meletakkannya di meja begitu saja, bukan di lemari es.

Kemudian, lihatlah kondisi tahu dan minya. "Jika tahu dan minya awet, berarti ya pakai formalin," ujar Dewi.

Dewi menyarankan, jika memang sangat ingin makan mi, masyarakat disarankan membeli mi telur saja. Sebab, mi tersebut memiliki sertifikasi BPOM dan dipastikan tidak mengandung formalin. 

"Kalau Anda mau pakai mi, pakai mi telur saja yang terdaftar di BPOM. Jadi, tidak tergantung mi basah yang dijual di pasaran," ujar dia.

Baca tentang
Array
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Terkini Lainnya
Tradisi Kupatan ala Warga Pekauman yang Tak Lekang oleh Waktu
Tradisi Kupatan ala Warga Pekauman yang Tak Lekang oleh Waktu
Khas Ramadhan
Libur Lebaran Usai, Waduk Darma Kuningan Masih Ramai Wisatawan
Libur Lebaran Usai, Waduk Darma Kuningan Masih Ramai Wisatawan
Khas Ramadhan
Cerita Narti Tak Sekali Pun Lewatkan Open House Sultan, Antre Pagi-pagi hingga demi
Cerita Narti Tak Sekali Pun Lewatkan Open House Sultan, Antre Pagi-pagi hingga demi "Ayem Tentrem"
Khas Ramadhan
Antre Mengular, 5.000 Orang Hadiri
Antre Mengular, 5.000 Orang Hadiri "Open House" Sultan di Yogyakarta
Khas Ramadhan
Tiwul dan Belalang Diburu Pemudik dan Wisatawan di Gunungkidul
Tiwul dan Belalang Diburu Pemudik dan Wisatawan di Gunungkidul
Khas Ramadhan
Lebaran, Pedagang di Pantai Ujong Blang Aceh Kantongi Omset Rp 10 Juta Per Hari
Lebaran, Pedagang di Pantai Ujong Blang Aceh Kantongi Omset Rp 10 Juta Per Hari
Khas Ramadhan
Arus Balik Lebaran Diprediksi Masih Tinggi Besok
Arus Balik Lebaran Diprediksi Masih Tinggi Besok
Khas Ramadhan
Arus Balik Lebaran, 95.417 Kendaraan Terpantau Memasuki Jakarta
Arus Balik Lebaran, 95.417 Kendaraan Terpantau Memasuki Jakarta
Khas Ramadhan
Viral Mobil Berlampu Rotator Terobos Jalur
Viral Mobil Berlampu Rotator Terobos Jalur "Contraflow"
Khas Ramadhan
5 Kuliner Khas yang Wajib Kamu Coba saat Mampir di Cirebon
5 Kuliner Khas yang Wajib Kamu Coba saat Mampir di Cirebon
Khas Ramadhan
Lebaran Pertama sebagai Suami Istri, Baim Wong dan Paula Verhoeven Rasakan Berkah Luar Biasa
Lebaran Pertama sebagai Suami Istri, Baim Wong dan Paula Verhoeven Rasakan Berkah Luar Biasa
Khas Ramadhan
H+2 Lebaran, Ragunan Dipadati 39.388 Pengunjung pada Siang Hari
H+2 Lebaran, Ragunan Dipadati 39.388 Pengunjung pada Siang Hari
Khas Ramadhan
Malangbong-Nagreg
Malangbong-Nagreg "One Way", Ini Jalur Alternatif Menuju Bandung dan Jakarta
Khas Ramadhan
Hindari Macet Arus Balik, Masyarakat Diimbau Manfaatkan Jam
Hindari Macet Arus Balik, Masyarakat Diimbau Manfaatkan Jam "One Way"
Khas Ramadhan
Mandra Bagikan THR hingga Jutaan Rupiah
Mandra Bagikan THR hingga Jutaan Rupiah
Khas Ramadhan