Layanan Perbaikan Kendaraan Gratis Ala Info Seputar Klaten untuk Pemudik

Kompas.com - 20/06/2018, 20:24 WIB
Salah seorang anggota komunitas Info Seputar Klaten, Ali, tengah memperbaiki motor pemudik. Selama musim mudik, komunitas ini membuka posko pelayanan gratis.Dok. Info Seputar Klaten Salah seorang anggota komunitas Info Seputar Klaten, Ali, tengah memperbaiki motor pemudik. Selama musim mudik, komunitas ini membuka posko pelayanan gratis.

KLATEN, KOMPAS.com – Komunitas lokal Info Seputar Klaten membuka rest area dan layanan perbaikan kendaraan secara gratis selama musim mudik Lebaran 2018.

Ketua Komunitas ISK Ali Imran mengatakan, layanan ini digelar sejak H-5 hingga H+5 Lebaran, termasuk saat hari H.

Ide ini awalnya dari usulan salah satu anggota komunitas yang ingin memberikan bantuan kepada pemudik yang mengalami kendala dengan kendaraannya pada malam hari.

“Kami ada rest area, tambal ban, dan ganti ban gratis, servis motor ringan yang juga gratis, seperti ganti busi,” kata Ali, saat dihubungi Kompas.com, Rabu (20/6/2018).

Baca juga: Cara Unik Polisi Atur Arus Mudik, dari Joget Dangdut hingga Live Music

Posko Pelayanan terletak di Jalan Klaten-Solo, tepatnya di seberang Masjid Agung Al Aqsa, Klaten, Jawa Tengah, dan buka setiap hari selama 24 jam.

“Yang menangani adalah saya dan Mas Ryan, karena kami yang paham terhadap hal ini,” kata Ali.

Semua jasa yang ditawarkan diberikan secara gratis, kecuali jika ganti ban menggunakan ban baru, maka pemudik akan dikenai biaya.

“Itupun kami tidak mematok harga. Biaya yang diberikan seikhlasnya saja. Pernah ada pemudik yang mengganti ban dan dia bercerita terus terang tentang keadaannya, kami pun maklum dan berikan empati,” ujar Ali.

Dana dari relawan dan donatur

Memberikan bantuan secara cuma-cuma tentu membutuhkan dana yang tak sedikit. Dana yang digunakan ISK berasal dari relawan dan donatur.

Baca juga: 7 Video Viral Saat Polisi Joget dan Bernyanyi

“Sejauh ini dana datang dari para relawan dan donatur yang disalurkan melalui rekening, Alhamdulillah sampai sekarang sudah ada donatur tetap yang justru meminta dihubungi tiap kali ISK mengadakan program,” kisah Ali.

Salah seorang anggota Info Seputar Klaten tengah membantu memperbaiki kendaraan pemudik secara gratis.Dok. Info Seputar Klaten Salah seorang anggota Info Seputar Klaten tengah membantu memperbaiki kendaraan pemudik secara gratis.

Hingga hari ini, tercatat 3 mobil pernah dibantu diderek menuju bengkel terdekat, 1 motor rusak parah berhasil diperbaiki, dan lebih dari 50 motor yang mengganti ban di posko ini.

“Layanan semacam ini sudah kami lakukan sejak tahun lalu, dan Alhamdulillah berjalan lancar. Karena sudah mendapat izin dari kepolisian maka tahun depan akan diadakan lagi mungkin ditambah pelayanan lain. Rencananya, kami akan bekerja sama dengan bengkel yang bersedia,” kata Ali.

Secara terpisah, pendiri ISK, Giyanto mengatakan, ISK didirikan pada 1 Januari 2011 dan kini telah memiliki anggota sebanyak 20.000-an yang tergabung melalui Grup Fanpage di Facebook.

Baca juga: Bripka Wawan, Polisi yang Fotonya Viral Saat Tertidur Setelah Bertugas di Tol Cipali

Komunitas ini aktif di berbagai kegiatan sosial, bedah rumah, dan tanggap bencana.

Pada Senin (18/6/2018) lalu, ISK berhasil mempertemukan keluarga yang sudah 10 tahun terpisah.

“Seorang wanita bernama Ibu Sarinah asal Surabaya, datang ke Klaten menggunakan bus dan turun di terminal lama. Dia berbekal sebuah alamat yang diketahui merupakan tempat di mana saudaranya tinggal, dan dalam waktu 30 menit saja ISK berhasil mempertemukan mereka,” kata Giyanto.

Hal itu terjadi setelah alamat yang dibawa sang nenek diunggah di Grup Facebook Info Seputar Klaten dan diketahui keberadaannya oleh salah satu anggota.

Kemudian, keluarga yang berada di Bayat, Klaten datang ke Posko ISK untuk menjemput nenek tersebut.

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo 5 KEGIATAN UNTUK USIR JENUH SAAT MACET

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Terkini Lainnya
Tradisi Kupatan ala Warga Pekauman yang Tak Lekang oleh Waktu
Tradisi Kupatan ala Warga Pekauman yang Tak Lekang oleh Waktu
Khas Ramadhan
Libur Lebaran Usai, Waduk Darma Kuningan Masih Ramai Wisatawan
Libur Lebaran Usai, Waduk Darma Kuningan Masih Ramai Wisatawan
Khas Ramadhan
Cerita Narti Tak Sekali Pun Lewatkan Open House Sultan, Antre Pagi-pagi hingga demi
Cerita Narti Tak Sekali Pun Lewatkan Open House Sultan, Antre Pagi-pagi hingga demi "Ayem Tentrem"
Khas Ramadhan
Antre Mengular, 5.000 Orang Hadiri
Antre Mengular, 5.000 Orang Hadiri "Open House" Sultan di Yogyakarta
Khas Ramadhan
Tiwul dan Belalang Diburu Pemudik dan Wisatawan di Gunungkidul
Tiwul dan Belalang Diburu Pemudik dan Wisatawan di Gunungkidul
Khas Ramadhan
Lebaran, Pedagang di Pantai Ujong Blang Aceh Kantongi Omset Rp 10 Juta Per Hari
Lebaran, Pedagang di Pantai Ujong Blang Aceh Kantongi Omset Rp 10 Juta Per Hari
Khas Ramadhan
Arus Balik Lebaran Diprediksi Masih Tinggi Besok
Arus Balik Lebaran Diprediksi Masih Tinggi Besok
Khas Ramadhan
Arus Balik Lebaran, 95.417 Kendaraan Terpantau Memasuki Jakarta
Arus Balik Lebaran, 95.417 Kendaraan Terpantau Memasuki Jakarta
Khas Ramadhan
Viral Mobil Berlampu Rotator Terobos Jalur
Viral Mobil Berlampu Rotator Terobos Jalur "Contraflow"
Khas Ramadhan
5 Kuliner Khas yang Wajib Kamu Coba saat Mampir di Cirebon
5 Kuliner Khas yang Wajib Kamu Coba saat Mampir di Cirebon
Khas Ramadhan
Lebaran Pertama sebagai Suami Istri, Baim Wong dan Paula Verhoeven Rasakan Berkah Luar Biasa
Lebaran Pertama sebagai Suami Istri, Baim Wong dan Paula Verhoeven Rasakan Berkah Luar Biasa
Khas Ramadhan
H+2 Lebaran, Ragunan Dipadati 39.388 Pengunjung pada Siang Hari
H+2 Lebaran, Ragunan Dipadati 39.388 Pengunjung pada Siang Hari
Khas Ramadhan
Malangbong-Nagreg
Malangbong-Nagreg "One Way", Ini Jalur Alternatif Menuju Bandung dan Jakarta
Khas Ramadhan
Hindari Macet Arus Balik, Masyarakat Diimbau Manfaatkan Jam
Hindari Macet Arus Balik, Masyarakat Diimbau Manfaatkan Jam "One Way"
Khas Ramadhan
Mandra Bagikan THR hingga Jutaan Rupiah
Mandra Bagikan THR hingga Jutaan Rupiah
Khas Ramadhan