Mudik Lebaran, Pelabuhan Merak-Bakauheni Berlakukan Ganjil Genap

Kompas.com - 14/05/2019, 08:10 WIB
Aktivitas Dermaga di Pelabuhan Bakauheni Lampung SelatanKOMPAS.com/ENI MUSLIHAH Aktivitas Dermaga di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com — Mengantisipasi kepadatan lalu lintas pada saat arus mudik dan balik Lebaran 2019, pemerintah memberlakukan peraturan kendaraan berpelat ganjil dan genap yang menyeberang dari Merak ke Bakauheni atau sebaliknya.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung Qodratul Ikhwan, penerapan kendaraan berpelat ganjil dan genap bersifat imbauan.

"Itu dimaksudkan untuk mengurangi kemacetan di dermaga bagi pemudik yang akan datang dari pulau Jawa atau sebaliknya," kata Qodratul Ikhwan, Senin (13/5/2019).

 Baca juga: Dermaga III Bakauheni Dinonaktifkan Sementara

Dia menambahkan, tidak ada sanksi dalam penerapan peraturan tersebut.

"Kasihan para pemudik yang sudah sampai dari provinsi yang jauh, tidak mungkin kami suruh balik arah," katanya.

Peraturan ini lebih pada kekhawatiran, saat lonjakan arus mudik dan arus balik ada kepadatan lalu lintas, sedangkan ketersediaan armada kapal tidak mencukupi untuk mengangkut penumpang.

"Kan kasihan juga jika para pemudik banyak nongkrong-nongkrong di kantor parkir," ujarnya.

Baca juga: Fuso Terjatuh di Dermaga III Bakauheni Belum Dievakuasi

Pemberlakuan kendaraan bernomor mobil genap dari Pelabuhan Merak dari 30 Mei sampai 3 Juni 2019 atau pada H-6 sampai H-3 Lebaran dari pukul 20.00 WIB sampai pukul 08.00 WIB.

Waktu pemberlakuan ganjil di Pelabuhan Bakauheni Lampung dari H+1 sampai H+3 dari pukul 20.00 WIB sampai 08.00 WIB.

Peraturan tersebut dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan yang dilaksanakankan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) wilayah Lampung dan Bengkulu, Dinas Perhubungan, kepolisian, dan ASDP selaku pengelola pelabuhan.

Surat tersebut dikeluarkan pada 9 Mei 2019.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Terkini Lainnya
Tradisi Kupatan ala Warga Pekauman yang Tak Lekang oleh Waktu
Tradisi Kupatan ala Warga Pekauman yang Tak Lekang oleh Waktu
Khas Ramadhan
Libur Lebaran Usai, Waduk Darma Kuningan Masih Ramai Wisatawan
Libur Lebaran Usai, Waduk Darma Kuningan Masih Ramai Wisatawan
Khas Ramadhan
Cerita Narti Tak Sekali Pun Lewatkan Open House Sultan, Antre Pagi-pagi hingga demi
Cerita Narti Tak Sekali Pun Lewatkan Open House Sultan, Antre Pagi-pagi hingga demi "Ayem Tentrem"
Khas Ramadhan
Antre Mengular, 5.000 Orang Hadiri
Antre Mengular, 5.000 Orang Hadiri "Open House" Sultan di Yogyakarta
Khas Ramadhan
Tiwul dan Belalang Diburu Pemudik dan Wisatawan di Gunungkidul
Tiwul dan Belalang Diburu Pemudik dan Wisatawan di Gunungkidul
Khas Ramadhan
Lebaran, Pedagang di Pantai Ujong Blang Aceh Kantongi Omset Rp 10 Juta Per Hari
Lebaran, Pedagang di Pantai Ujong Blang Aceh Kantongi Omset Rp 10 Juta Per Hari
Khas Ramadhan
Arus Balik Lebaran Diprediksi Masih Tinggi Besok
Arus Balik Lebaran Diprediksi Masih Tinggi Besok
Khas Ramadhan
Arus Balik Lebaran, 95.417 Kendaraan Terpantau Memasuki Jakarta
Arus Balik Lebaran, 95.417 Kendaraan Terpantau Memasuki Jakarta
Khas Ramadhan
Viral Mobil Berlampu Rotator Terobos Jalur
Viral Mobil Berlampu Rotator Terobos Jalur "Contraflow"
Khas Ramadhan
5 Kuliner Khas yang Wajib Kamu Coba saat Mampir di Cirebon
5 Kuliner Khas yang Wajib Kamu Coba saat Mampir di Cirebon
Khas Ramadhan
Lebaran Pertama sebagai Suami Istri, Baim Wong dan Paula Verhoeven Rasakan Berkah Luar Biasa
Lebaran Pertama sebagai Suami Istri, Baim Wong dan Paula Verhoeven Rasakan Berkah Luar Biasa
Khas Ramadhan
H+2 Lebaran, Ragunan Dipadati 39.388 Pengunjung pada Siang Hari
H+2 Lebaran, Ragunan Dipadati 39.388 Pengunjung pada Siang Hari
Khas Ramadhan
Malangbong-Nagreg
Malangbong-Nagreg "One Way", Ini Jalur Alternatif Menuju Bandung dan Jakarta
Khas Ramadhan
Hindari Macet Arus Balik, Masyarakat Diimbau Manfaatkan Jam
Hindari Macet Arus Balik, Masyarakat Diimbau Manfaatkan Jam "One Way"
Khas Ramadhan
Mandra Bagikan THR hingga Jutaan Rupiah
Mandra Bagikan THR hingga Jutaan Rupiah
Khas Ramadhan